Dampak Virus Corona Terhadap Pembangunan Perekonomian

virus corona

Apa Itu Virus Corona?

Virus corona atau Covit – 19 adalah keluarga besar virus penyebab berbagai macam penyakit yang dapat menular. Beberapa jenis penyakit dari keluarga virus ini adalah virus flu ringan bahkan yang lebih parah virus Middle East Respiratory Syndrome ( MERS-CoV), Severe Acute Respiratory Syndrome ( SARS-CoV).

Berdasarkan informasi resmi dari (WHO), virus ini bersifat zoonosis, yang artinya pada mulanya virus ditularkan dari hewan ke manusia. Sedangkan pada manusia jika terjangkit virus ini akan menyebabkan gangguan pernafasan ringa hingga berat, bahkan dapat berimbas kematian pada kondisi tertentu.

Virus ini pertama kali ditemukan dan mengifeksi manusia pada tahun 1960 an. Virus corona diambil dari nama bentuk struktur virus yang meyerupai mahkota atau dalam bahasa medis di sebut corona.

Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian

Kabar terbaru virus ini sudah menginfeksi secara luas di kalangan masyarakat, pemimpin daerah pun tidak luput dari virus ini. Dengan pengambilan keputusan pemerintah memberlakukan kebijakan mengrangi aktifitas di luar rumah dan menjaga interaksi dengan dengan orang lain. Kebijakan ini di nilai ampuh menekan dan memutuskan mata rantai penyebaran virus secara luas.

Aktifitas sekolah, acara keagamaan dan tempat-tempat keramaian mulai dibatasi untuk mengurangi interaksi manusia. Masyarakat pun diwajibkan menjaga jarak dan memulai kebiasaan mencuci tangan dengan sabun.

Wacana alternatif penutupan akses secara total atau lockdown pun akan di ambil menunggu keputusan pemerintah dan melihat kondisi yang terjadi apakah akan semakin penghawatirkan.Kondisi ini dinilai perlu dipertimbangkan melihat kasus penyebaran virus ini semakin meluas.

Meskipun keputusan lockdown belum diberlakukan, tapi instruksi pembatasan aktifitas di keramaian cukup efektif menekan pertumbuhan virus. Hal ini mengacu pada pengalaman diberbagai negara yang juga mengalami masalah serupa.

Pemerintah memalui kebijakan menteri keuangan, masih mempertimbangkan pengam bilan keputusan lockdown dikarenakan akan mengakibatkan penurunan perekonomian semakin menghawatirkan.

Alasannya karena dengan mewabahnya virus ini tingat konsumsi masyarakat dan perputaran ekonomi di indinesia turun tajam, yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar mengalami lonjakan yang drastis.

Bila perputaran ekonomi melemah, sehingga penopang indikator ekonomi pun berguguran. Hai ini dapat dimaklumi, perekonomian nasional bergantung pada tingkat konsumsi masyarakat.

Meskipun begitu langkah lockdown belum perlu dilakukan. Masih cukup menjaga jarak dan membatasi aktifitas diluar rumah saja.Untuk itu pemerintahdi tuntut bekerja secara maksimal mengatasi wabah ini dan kemerosotan ekonomi saat ini..

Dampak Virus Corona Terhadap Daya Beli

Wabah virus corona memberikan imbas dampak yang siknipikan terhadap laju perekonomian secara gelobal maumun nasional. Kita sadari bersama indinesia juga tidak luput dari imbas virus ini, bka hanya dari enfeksi yang disebabkannya, tetapi imbas melemahan ekonomi secara menyeluruh. Berdasarkan INDEF memproyeksikan ekonomi di indinesia memiliki potensi kehilangan Rp 127 triliun seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang kian tertekan.

Adapun sebelum virus ini masuk keindonesia, INDEF telah mentargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,8%. Terget ini jauh di bawah yang di targetkan pemerintah pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% pada tahun ini. Dengan PDB pada tahun 2019 mencapai Rp 15.833,9 triliun. Maka pertumbuhan ekonomi dengan angka dalam asumsi APBN 2020 sebesar 5.3%, menjadi sebesar Rp 16.673 triliun.

Namun INDEF memproyeksikan perekonomian akan terteka hingga level 4,5% sepanjang tahun 2020 ini sebagai imbas dari wabah virus corona. Jika pertumbuha hanya 4.5% maka PDB nilainya Rp 16.546 triliun. Ini berarti kita kehilangan Rp 127 triliun.

Perospek Pembangunan saat Ini

Dalam kondis sulit seperti ini, memang terjadi penurunan daya beli dan daya pembangunan di seluruh dunia, akan tetapi kita dapat merencanakan dan mentargetkan untuk melakukan pembangunan setelah badai virus corona ini selesai.

Selagi menunggu kondisi ini membaik Anda dapat memprediksi dan merencanakan terlebih dahulu rencana pembangunan rumah yang akan ada lakukan, dengan merencang atau membuat RAB biaya dan desain arsitektur terlebih dahulu.

Untuk mengisi kekosongan waktu santai Anda di rumah dapat membayangkan desain yang cocok bagi Anda, jika ingin membangun rumah idaman dan impian Anda. Terimakasih saya ucapkan telah mengunjungi situs ini, pesan serta saran kami terima denga hati dan Anda dapat menghubungi kami.

Sumber : https://banamitra.com

Tinggalkan Balasan