6 Jenis Plafon Rumah Ini, Memiliki Kelebihan dan Kekurangan

jenis plafon

Plafon menjadi salah satu interior rumah yang akan membuat tampila hunian Anda semakin cantik secara visual, plafon Adalah bagian atap rumah yang berfungsi untuk menutupi langit-langit agar terlihat lebih rapi. Jenis plafon saat ini sangat populer di masyarakat karena harganya cukup terjangkau.

Plafon minimalis juga menjadi pilihan masyarakat karena desainnya yang simpel. Jika ingin hemat biaya plafon rumah minimalis biasanya menggunakan bahan gypsum, harga plafon gypsum sendiri mulai dari 62.500/lembar.

Kualitas plafon yang bagus tergantung dari bahan pembuatannya, Anda juga bisa membuat desain plafon rumah sendiri sesuai konsep rumah yang sudah diimpikan. Ada banyak model plafon yang menjadi favorit masyarakat, salah satunya model plafon rumah minimalis.

Jenis Plafon yang Dapat Anda Pilih

Jenis Plafon PVC

Plafon Pvc

Jenis plafon yang paling sering dipakai masyarakat untuk hunian mereka adalah plafon PVC. Jenis plafon ini terbuat dari material polyvinyl chloride yang memiliki daya tahan yang baik, PVC juga biasa digunakan pada pipa air sehingga tidak heran jika bahan ini tahan terhadap api, air dan rayap.

Plafon jenis PVC sudah dikenal kuat tetapi memiliki bobot yang ringan. Selain itu, daya tarik lainnya terletak pada pilihan motif dan warna yang beranekaragam. Hal ini sangat memungkinkan untuk menyesuaikan dengan konsep rumah yang akan Anda bangun.

Harga jenis PVC juga dianggap sangat terjangkau yakni mulai dari 25 ribu rupiah hingga 70 ribu rupiah saja setiap lembarnya. Anda bisa membeli di toko bangunan secara langsung atau memesannya secara online lewat e-commerce yang terpercaya.

Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan jenis PVC, diantaranya adalah kekuatan daya tahan yang cukup tinggi terdapat api, rayap dan air, material sangat ringan, motif dan warna yang beragam hingga harga yang ramah di kantong.

PVC juga tidak luput dari beberapa kekurangan yang perlu menjadi pertimbangan Anda, di antaranya yakni, beberapa motif yang unik dibanderol denga harga yang mahal dan pemasangannya membutuhkan skill yang cukup berpengalaman.

Jenis Plafon Gypsum

Plafon Gypsum

Jenis plafon bahan kedua yang bisa Anda jadikan sebagai plafon adalah gypsum, jenis ini juga menjadi primadona di kalangan masyarakat karena memiliki tampilan visual yang cantik, modern da harganya relatif murah dibandingkan jenis lainnya.

Interior rumah Anda akan semakin cantik dengan plafon gypsum yang memiliki motif unik sesuai dengan konsep rumah yang Anda inginkan. Kisara harga untuk tiap lembar gypsum mulai dari 50 ribu rupiah hingga ratusan ribu.

Kelebihan yang ditampilkan dari plafon gypsum di antaranya adalah waktu pengerjaan lebih cepat karena proses pemasangannya lebih mudah, desain dan warna yang beragam, hasil plafon terlihat lebih rapi, dan pilihan material rangka lebih banyak.

Kekurangan pada bahan gypsum yakni, membutuhkan perawatan berkala, tidak anti air, tidak bisa berada pada suhu yang lembab, mudah rusak ketika terkena benturan, dan material tidak bertahan lama sehingga membutuhkan pembaharuan/penggantian.

Jenis Plafon GRC

Plafon grc

Jenis bahan lain yang bisa Anda gunakan sebagai plafon adalah GRC (Glassfiber Reinforced Cement). Bahan GRC memiliki karakter yang hampir sama dengan material eternit, GRC dan eternit memiliki daya tahan yang baik terhadap api dan air.

Eternity dan GRC memiliki perbedaan yang terletak pada ukurannya yakni GRC lebih lebar dan besar dengan kisaran ukuran 120 x 240 cm. Sayangnya, kedua bahan ini tidak terlalu kuat dan proses pemasangan yang cukup menyulitkan.

Apakah Anda berniat untuk memakai bahan GRC pada plafon rumah? jika iya, Anda harus menyiapkan budget lebih besar karena harga GRC dibanderol cukup tinggi yakni Rp 60.000,- hingga 150.000,- tiap lembarnya.

Harga yang cukup mahal tentu membawa kelebihan yang unggul, di antaranya adalah daya tahan yang baik pada api dan air hingga desain plafon akan terlihat lebih mewah dan elegan. Anda juga bisa memilih desain sesuai keinginan.

GRC juga tidak luput dari kekurangan seperti harga yang cenderung mahal daripada jenis bahan plafon lainnya, proses pemasangan membutuhkan skill yang berpengalaman, membutuhkan biaya besar, dan akan mudah retak jika kurang dirawat dengan baik.

Jenis Plafon Akustik

Plafon Akustik

Anda mungkin mengenal istilah akustik dalam dunia bermusik. Tetapi, akustik juga menjadi bahan dasar dari sebuah plafon yang menghiasi interior rumah Anda. Bahan akustik tidak hanya sebagai pemanis desain interior, namun juga berfungsi untuk peredam suara di dalam rumah.

Anda yang suka dengan suasana hening, tenang dan nyaman bisa memilih jenis bahan ini. Mengapa? Sudah tentu karena suara-suara berisik di dalam rumah akan terdengar cukup pelan sehingga tidak akan mengganggu ketenangan Anda.

Penggunaan material akustik bisa diaplikasikan pada rumah Anda yang memiliki material rangka metal maupun kayu. Jika menggunakan jenis bahan ini, pastikan untuk menyiapkan budget yang tinggi karena harga untuk tiap lembarnya mencapai Rp 230.000,00.

Kelebihan yang ditawarkan dari jenis plafon berbahan akustik adalah memiliki bobot material yang ringan, pengerjaan lebih cepat dan mudah, dan sangat efektif untuk meredam suara sehingga tercipta suasana yang lebih tenang.

Anda juga harus waspada dalam merawat plafon dari akustik ini karena memiliki beberapa kekurangan seperti, tidak anti air, cadangan produk yang sangat terbatas sehingga sulit untuk mendapatkannya da harganya jauh diatas bahan plafon lainnya.

Jenis Plafon Kayu

Plafon Kayu

Pada 20 tahun silam, mungkin sebagian besar plafon rumah menggunakan kayu karena harganya sangat murah dan belum ada bahan-bahan yang lebih baik dari kayu. plafon kayu ini sering disebut juga dengan lamber.

Ukuran dari atap rumah dari kayu ini biasanya 1 x 9 m untuk setiap lembarnya dan merupakan jenis kayu olahan. Proses pembuatan lembaran kayu ini harus melalui pengeringan terlebih dahulu agar tidak menyusut ketika proses pemasangan.

Plafon kayu memang tampak sederhana, tetapi akan terlihat lebih elegan, berkarakter dan unik jika dipoles dengan finishing plitur. Cairan plitur ini akan membuat kayu terlihat lebih halus tetapi tetap alami. Saat ini harga plafon kayu terbilang cukup mahal yakni ratusan ribu setiap meter persegi.

Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan dari atap berbahan dasar kayu, di antaranya adalah sangat cocok untuk rumah Anda yang bergaya modern minimalis dengan konsep natural, ukuran kayu tidak gampang menyusut, dan tampilan interior rumah semakin cantik dan elegan.

Bahan dasar kayu yang digunakan sebagai atap atau plafon tentu memiliki beberapa kekurangan seperti harga yang lebih mahal karena proses pembuatannya sangat rumit, proses pengerjaan lebih sulit dan lama karena membutuhkan skill yang mumpuni dan detail yang harus sangat teliti.

Jenis Plafon Triplek

Plafon Triplek

Bahan dasar terakhir yang bisa Anda gunakan untuk plafon rumah agar terlihat lebih cantik adalah triplek. Material ini sekitar 1 dekade yang lalu menjadi primadona di kalangan masyarakat menengah kebawah karena banyak keunggulan yang ditawarkan.

Triplek merupakan bahan yang ringan dan mudah Anda dapatkan di toko bangunan terdekat dengan pilihan desain menarik. Material triplek biasanya dibuat dari kayu tipis yang memiliki ketebalan 3 hingga 6 mm.

Anda bisa mendapatkan triplek dengan mudah karena stok di toko bangunan cukup banyak, sehingga jika di toko langganan sedang kosong, Anda bisa berpindah ke toko bangunan lainnya. Harga untuk setiap lembar triplek mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Kelebihan Material Jenis Plafon Triplek

  • Harga lebih murah dan ramah di kantong

Banyaknya produsen yang membuat bahan baku triplek dan permintaan masyarakat yang masih tinggi membuat harga material ini masih cukup murah dan sangat terjangkau di kantong

  • Proses pengerjaan cepat karena pemasangannya sangat mudah

Mandor atau tukang bangunan yang mengerjakan plafon berbahan triplek pasti bisa menyelesaikannya dalam waktu singkat karena proses pemasangan tidak serumit jenis plafon lainnya.

  • Sebagai tumpuan untuk barang-barang yang ringan

Anda bisa memaksimalkan ruang kosong di atas plafon triplek untuk dijadikan tumpuan barang-barang tambahan yang bobotnya ringan. Triplek tidak hanya memiliki segudang kelebihan yang memberikan keuntungan kepada Anda, tetapi jika Anda menggunakannya sebagai plafon maka harus:

  • Mencegahnya dari tetesan air

Triplek termasuk material yang tidak anti air sehingga jika terkena tetesan air yang cukup sering dan banyak bisa menyebabkan plafon Anda lebih cepat rusak.

  • Memasangnya harus sangat rapi

Bahan triplek harus Anda pasang sangat rapi guna meminimalisir sambungan atau sekat agar tidak terlalu kelihatan.

  • Melakukan pengecatan berkala

Warna cat pada triplek akan cepat memudar sehingga memerlukan perawatan lebih seksama yakni pengecatan secara berkala minimal 1 tahun sekali.

Sumber : https://banamitra.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *